Aceh Besar, 20 September 2026 — Laboratorium Terpadu Poltekkes Kemenkes Aceh menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan luring Pelatihan Kewaspadaan Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal (KKMN) bagi Bidan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer yang diselenggarakan oleh Medical Service and Training 119 (MST 119).
Pelatihan dilaksanakan dengan metode blended learning, yaitu pembelajaran daring pada 15–17 September 2026 dan kegiatan luring pada 18–20 September 2026 di Poltekkes Kemenkes Aceh.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan peserta dalam melakukan penatalaksanaan kewaspadaan kegawatdaruratan maternal dan neonatal di fasilitas pelayanan kesehatan primer. Materi pelatihan mencakup prinsip umum pelayanan kegawatdaruratan, deteksi dini, tatalaksana kegawatdaruratan maternal dan neonatal, serta konseling dan manajemen komplain.
Pada sesi luring, peserta mengikuti berbagai kegiatan praktik terkait penanganan kondisi kegawatdaruratan, antara lain distosia bahu, manual plasenta, persalinan sungsang, atonia uteri, preeklampsia berat (PEB), serta CPR neonatus, yang dilanjutkan dengan ujian praktik dan evaluasi.
Melalui fasilitasi kegiatan ini, Laboratorium Terpadu Poltekkes Kemenkes Aceh turut mendukung penyelenggaraan pelatihan berbasis keterampilan bagi tenaga kesehatan serta pemanfaatan fasilitas laboratorium untuk kegiatan pengembangan kompetensi profesional.



